Rabu, 01 Juni 2011

satlan_pengenalan dunia kerja SMP


SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING BIDANG BIMBINGAN KARIR
DI SMP
A.
Judul Materi
:
Pengenalan Karakter Dunia Kerja
B.
Bidang Bimbingan                              
:
Karir
C.
Fungsi Layanan
:
Pengembangan
D.
Komponen layanan/ Jenis Layanan
:
Layanan dasar/ layanan informasi
E.
Tujuan Layanan
:
1.    Siswa dapat mengidentifikasi jenis dunia kerja sesuai dengan karakternya
2.    Siswa dapat mengetahui pekerjaan yang sesuai dengan dirinya
F.
Hasil yang ingin dicapai
:
1.    Siswa dapat menyebutkan dan menguraikan kembali berbagai jenis model dunia kerja
2.    Siswa dapat menentukan jenis pekerjaan yang sesuai dengan karakter dirinya
G.
Metode
:
Penjelasan, diskusi, tanyajawab
H.
Alokasi Waktu
:
2 x 40 menit
I.
Sasaran
:
Siswa kelas VIII
J.
Alat perlengkapan
:
Whiteboard, boardmarker, powerpoin, worksheet
K.
Referensi
:
Holland, John L. 1993. The Psychology of Vocational Choice. Jakarta : Rineka Cipta
http://bkunynonreg.blogspot.com
L.
Rencana Penilaian
:
1.    Penilaian Proses : Interaksi ceramah, diskusi dan Tanya jawab
2.    Penilaian hasil : pemahaman tentang karakter pekerjaan yang sesuai dengan dirinya
M.
Rencana tindak lanjut
:
Bimbingan kelompok
N.
Deskripsi Proses
:



PERTEMUAN I
PERTEMUAN II
ESTIMASI WAKTU
1.   Mengkondisikan kelas agar suasana kondusif dan siswa bisa fokus pada materi yang akan disampaikan, yaitu dengan pemberian ice breaking sebentar.
2.   Menyampaikan apa tujuan yang diharapkan pada pertemuan ini tentang materi Pengenalan Karakter Dunia Kerja sesuai dengan tujuan yang tertera di atas.
1.    Mengkondisikan kelas agar suasana kondusif dan siswa bisa fokus pada materi yang akan disampaikan
2.    Menyampaikan tujuan untuk menindak lanjuti sesi pertama kemarin, yaitu agar siswa dapat menentukan karir apa yang sesuai dengan karakter dirinya.
10 menit
1.   Praktikan bertanya kepada siswa “pekerjaan apa saja yang kalian ketahui?”
2.   Setelah siswa menyebutkan macam-macam jenis pekerjaan dan ditulis di papan tulis, kemudian praktikan menampilkan dan menjelaskan slide power poin karakter dunia kerja yang sudah disiapkan.
3.   Dalam penyajian materi, siswa juga diajak berinteraksi, yaitu untuk menyebutkan contoh pekerjaan apa saja yang sesuai dengan karakteristik yang sedang disebutkan.
1.   Praktikan membagikan kertas worksheet untuk diisi dengan 3 pekerjaan yang diinginkan dan termasuk dalam karakteristik apa? (5 menit)
2.   Setelah itu, lembar kerja digeser ke teman sebelahnya sampai hitungan ke-6, lalu lembar kerja yang didepannya tadi didiskusikan dengan teman sebangku, apakah pekerjaan dan karakteristik temannya tersebut sesuai atau tidak.
3.   Selanjutnya  masing-masing lembar kerja temannya tersebut dipresentasikan dan hasil presentasi tersebut dilontarkan kepada teman-teman apakah sudah sesuai atau belum.
20 menit
1.    Follow up dari siswa apa yang kalian dapat dari materi ini tadi?
2.    Praktikan membuat kesimpulan atas apa yang disampaikan siswanya dan menegaskan apa maksud dari materi tersebut.
3.    Membuka sesi tanya jawab, untuk memberi kesempatan siswa jika ada yang kurang jelas.
1.   Praktikan membuat ringkasan hasil diskusi dan melengkapi dengan hasil temuan praktikan tentang pentingnya pemilihan karir yang sesuai dengan karakteristik dirinya.
2.   Membuka sesi  tanya jawab yang kedua, memberi kesempatan siswa untuk bertanya jika kurang jelas.
10 menit











Yogyakarta, 13 Maret 2011
Mengetahui,

Dosen Pembimbing,
Praktikan,





Fathur Rahman, M.Si
Lilik Inung Prawitasari
NIP. 19781024 200212 1 005
NIM. 08104241028


MATERI
            Menurut seorang ahli yang bernama John Holland, perlu dilakukanya sebuah usaha dalam memilih karir yang sesuai dengan kepribadian kita. Hal ini didasarkan pada sebuah alasan bahwa seorang yang memilih karir yang sesuai dengan kepribadiannya, dia akan lebih menikmati pekerjaannya tersebut dari pada pekerjaan yang tidak sesuai dengan kepribadiannya.
            Holland percaya ada enam tipe kepribadian yang perlu dipertimbangkan saat mencari kecocokan antara aspek psikologis seseorang dengan karir mana yang akan dipilih. Enam kepribadian tersebut adalah sebagai berikut :
1. Realistis
Orang yang memperlihatkan karakteristik maskulin. Kuat secara fisik, menyelesaikan masalah dari sisi praktisnya dan memiliki kemampuan social yang rendah. Mereka cocok bekerja pada situasi praktis sebagai buruh, petani, pengemudi bus, dan tukang bangunan.
2. Intelektual
Orang-orang ini memiliki orientasi konseptual dan teoritis. Mereka lebih tepat menjadi pemikir daripada pekerja. Mereka seringkali menghindari hubungan interpersonal dan paling cocok untuk pekerjaan yang berhubungan dengan matematika atau keilmuan
3. Social
Orang-orang ini sering memperlihatkan trait feminism, khususnya yang berhubungan dengan kemampuan verbal dan interpersonal. Mereka paling mungkin dipersiapkan untuk masuk dalam profesi yang berhubungan dengan orang banyak, seperti mengajar, menjadi pekerja social, dalam bidang konseling,dll
4. Konvensional
Orang-orang ini memeprlihatkan ketidaksenangannya terhadap kegiatan yang tidak teratur dengan rapi. Mereka paling cocok menjadi bawahan, seperti sekerataris, teller bank, atau pekerjaan administrative lainya.


5. Menguasai (enterprising)
Orang-orang ini menggunakan kata-katanya utnuk memimpin orang lain, mendominasi orang lain dan menjual berita atau produk. Mereka paling cocok memiliki karir yang berhubungan dengan penjualan, sales, politikus atau menejemen.j
6. Artistic
Mereka adalah orang yang lebih suka berinteraksi dengan dunia mereka melalui ekspresi seni, menghindari situasi interpersonal serta konvensional dalam banyak kasus. Para pemilik tipe kepribadian ini sebaiknya diarahkan ke karir seni atau penulisan.
            Kepribadian manusia tidak hanya dapat dijelaskan seperti yang telah dijelaskan diatas. Akan tetapi kepribadian manusia adalah sebuah kepribadian yang sangat komplek oleh karena itu cara menilainya adaah yang paling banyak mendekati. Misalnya orang yang paling mendekati tipe social dia diarahkan ke pekerjaan tipe sosial.
            Keberadaan pemilihan karir ini juga dipengaruhi oleh lingkungan. Oleh karena itu sangat penting menyesuaikan pekerjaan dengan kepribadian dan lingkungan. Lingkungan-lingkungan yang di dalamnya orang hidup dan bekerja, dapat digolongkan menurut patokan sampai berapa jauh suatu lingkungan mendekati satu model lingkungan, yaitu :
1. Lingkungan relistik
2. Lingkungan intelektual
3. Lingkungan seniman
4. Lingkungan social
5. lingkungan enterprising
6. Lingkungan konvensional
            Perpaduan antara jenis kepribadian dan lingkungan diatas akan mengahsilkan suatu kecocokan okupasional (occupational homogeneity), sehingga dapat mengembangkan diri pada lingkungan jabatan tertentu. Perpaduan dan pencocokan anatar tiap tipe kepribadian dan lingkungan memungkin suatu pemilihan pekerjaan yang nyaman dan dapat dinikmati, sehingga juga dapat diprediksi sejauh mana jabatan akan berkembang, seberapa jauh keberhasilannya serat stabilitas seseorang dalam jabatan yang dipangku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar